300x250 AD TOP

Services

Elegant Themes

Recent Posts

Tampilkan postingan dengan label Tentang Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Musik. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Maret 2015

Tagged under:

Mengenal Perkembangan dan Sejarah Musik Ska

 

Ska (Ejaan Inggris: [ˈskɑː], Kreol Jamaika Templat:IPA-endia) adalah Genre musik yang berasal di Jamaika pada akhir 1950-an, dan merupakan pendahulu rocksteady dan reggae. Ska menggabungkan unsur-unsur musik mento dan musik kalipso dari Karibia dengan jazz dan rhythm and blues dari Amerika Serikat. Ciri khas musik ini adalah jalur bass berjalan dengan aksentuasi pada ritme upbeat. Pada awal 1960-an,
ska adalah genre musik yang dominan di Jamaika dan popular di kalangan para mod di Britania Raya. Musik ini kemudian populer di kalangan skinhead.

Sejarah ska umumnya dibagi menjadi tiga periode: ska asli Jamaika dari tahun 1960-an (gelombang pertama), kebangkitan ska 2 Tone Inggris pada akhir 1970-an (gelombang kedua), dan gerakan ska gelombang ketiga yang dimulai pada 1980-an, dan meraih kepopuleran di Amerika Serikat pada 1990-an.



 
 Awal Mula Musik Ska


Setelah Perang Dunia II, Jamaika membeli radio dalam meningkatkan jumlah dan mampu mendengar musik rhythm and blues dari Amerika Selatan kota Serikat seperti New Orleans oleh artis-artis seperti Fats Domino dan Louis Jordan.

Peryataan dari kekuatan militer Amerika selama dan setelah perang berarti bahwa Jamaika bisa mendengarkan siaran musik militer Amerika, dan ada arus konstan catatan dari Amerika Serikat. Untuk memenuhi permintaan untuk musik itu, pengusaha seperti Prince Buster, Clement "Coxsone" Dodd, dan Duke Reid membentuk sistem suara. Sebagai melompat blues dan R & B tradisional mulai surut populer di awal 1960-an, seniman Jamaika mulai merekam versi mereka sendiri genre. Gaya itu dari bar terdiri dari empat triplet tetapi ditandai dengan gitar memotong di off beat - dikenal sebagai upstroke atau pelacur - dengan tanduk memimpin dan sering mengikuti off mengalahkan pelacur dan piano menekankan garis bass dan, sekali lagi , bermain pelacur itu. Drum terus 4 / 4 waktu dan bass drum itu beraksen tanggal 3 mengalahkan dari setiap frase 4-triplet. Snare itu akan bermain tongkat sisi dan aksen mengalahkan ketiga dari setiap frase 4-triplet. Suara upstroke juga dapat ditemukan dalam bentuk Karibia musik lain, seperti mento dan kalipso.

Salah satu teori tentang asal-usul ska adalah bahwa Prince Buster menciptakannya selama sesi rekaman perdana untuk catatan baru label Wild Bells. Sesi ini dibiayai oleh Duke Reid, yang seharusnya untuk mendapatkan setengah dari lagu-lagu untuk melepaskan. Namun, dia hanya menerima satu, yang oleh trombonist Rico Rodriguez. [kutipan diperlukan] Di antara potongan-potongan rekaman itu "Mereka Harus Pergi", "Oh Carolina" dan "Shake a Leg" [rujukan?]. Menurut sejarawan Steve reggae Barrow, selama sesi, Prince Buster kata gitaris Jah Jerry untuk [dibutuhkan kutipan] "Perubahan gigi, manusia, gigi berubah." gitar mulai menekankan ketukan kedua dan keempat di bar, sehingga menimbulkan suara baru. Drum diambil dari gaya tradisional drum dan marching Jamaika. Untuk membuat beat ska, Prince Buster dasarnya membalik R & B beat shuffle, menekankan offbeats dengan bantuan gitar.

Rekaman ska pertama dibuat pada fasilitas seperti Studio One dan WIRL Records di Kingston, Jamaika dengan produsen seperti Dodd, Reid, Prince Buster, dan Edward Seaga. Suara ska bertepatan dengan perayaan sekitarnya perasaan kemerdekaan Jamaika dari Inggris pada tahun 1962; peristiwa diperingati oleh lagu seperti Derrick Morgan "Teruskan Maret" dan The Skatalites '"Kebebasan Sound." Karena Jamaika baru merdeka tidak meratifikasi Konvensi Bern tentang Perlindungan Karya Seni Sastra dan sampai tahun 1994 hak cipta bukan masalah, yang menciptakan sejumlah besar lagu penutup dan penafsiran. Musisi Jamaika seperti The Skatalites sering dicatat ska versi instrumental musik Amerika dan Inggris populer, seperti lagu Beatles, Motown dan hits jiwa Atlantik, lagu tema film, atau surfing instrumental rock. Band Bob Marley The Wailers meliputi Beatles '"Dan I Love Her", dan ditafsirkan ulang secara radikal Bob Dylan's "Like a Rolling Stone".

Byron Lee & the Dragonaires tampil bersama dengan Prince Buster, Eric "Monty" Morris, dan Jimmy Cliff di Fair 1964 New York World's. Ketika musik berubah di Amerika Serikat, begitu juga ska. Pada tahun 1965, dan 1966 ketika musik soul Amerika menjadi lebih lambat dan halus, ska berubah suaranya sesuai dan berevolusi menjadi rocksteady. Namun, masa kejayaan rocksteady adalah singkat, memuncak pada tahun 1967. Pada tahun 1968, ska berevolusi lagi menjadi Reggae



Ref : http://rhinodwii.blogspot.com/2012/06/sejarah-musik-ska.html

Senin, 29 Desember 2014

Tagged under: ,

PANDANGAN DAN PERSEPSI TENTANG MUSIK METAL

Begitu banyak kesalah pahaman pandangan dan persepsi orang tentang aliran musik metal, dan dengan hal ini saya akan memberi tahu anda bahwa betapa salahnya mereka menilai aliran musik keras ini.

Berikut ini adalah 3 tentang metal beserta fakta yang sebenarnya ada.
1. pandangan yang salah tentang " Aliran Musik Heavy Metal "


Kebanyakan orang menganggap nama musik keras dan gitar yang sangat terdistorsi adalah " Heavy Metal ". Pada kenyataannya, Aliran metal memiliki ratusan subgenre dan " Heavy Metal " bahkan nyaris bukan salah satu dari sub-aliran tersebut. Band-band seperti : Cream, Led Zeppelin dan Black Sabbath membuka jalan bagi band-band metal dengan menciptakan suara yang unik. Tapi sementara band-band ini dapat disebut beraliran Heavy Metal, mayoritas menganggap sebagai non-metalheads, terutama orang-orang tua dan gadis remaja, merujuk kepada semua musik rock sebagai Heavy Metal. Hanya karena mereka tidak mengenal keragaman dalam genre musik.

2. Pandangan salah tentang Metal adalah Aliran Bar-bar

   yang saya maksud aliran bar-bar itu adalah bahwasannya musisi metal dijudge atau dituduh sebagai orang aneh yang tidak berpendidikan yang tidak bisa menyusun kalimat.
ini adalah pendapat umum : kebanyakan orang memandang lirik dan musik metal adalah sederhana dan terkesan bodoh.

Pada kenyataannya : musisi metal adalah termasuk musisi yang sangat cerdas. orang yang sangat fokus yang mampu menulis lirik dengan makna yang dalam dan musik. Sebagai contoh : Bathory band yang beraliran black metal banyak musik mereka dari komposer klasik. Dan lirik metal yang paling melek secara mengejutkan.

3. Pandangan salah tentang Metal adalah sebagai Aliran Anti-Agama
  disini metal dan semua alirannya dituduh sebagai aliran yang anti-agama.

Pada sebagian besar pendapat dari Non-Metalhead, band-band metal menganggap agama layak dibenci ( antipati pada agama ) tapi itu bukan kasus yang terjadi pada aliran metal.
Dalam kebanyakan kasus, metal TIDAK ANTI AGAMA secara umum, tetapi sering melawan ke kristenan atau bentuk ke kristenan. Namun, banyak juga seniman metal yang RELIGIUS, seperti band Metalcore Amerika : As I Lay Dying, atau David Dramian dari disturbed.

David Dramian


                                                                       As I Lay Dying


3. Pandangan salah tentang Metal adalah sebagai Pemuja Setan
   pandangan salahnya : metal mempromosikan Satanisme


Genre musik yang mempunyai banyak fitur tema dan citra setan disebut Black Metal, yang berasal dari Venom's Thrash album : Black Metal. Meskipun beberapa dari Death Metal dan Thrash Metal, seperti Slayer, Cannibal Corpse dan Morbid Angel menggunakan fitur Satanisme, naum sangat sedikit musisi Black Metal yang benar-benar memiliki keyakinan kepada setan, dan orang-orang cenderung untuk mencoba tidak mempromosikannya., 
Tagged under: ,

SEJARAH TRASH METAL BARAT & INDONESIA


SEJARAH TRASH METAL BARAT & INDONESIA





Thrash metal (kadang-kadang disingkat menjadi thrash), adalah sebuah extreme metal subgenre dariheavy metal yang berciri memiliki tempo yang cepat dan agresiv. Lagu-lagu thrash metal biasanya menggunakan stem gitar nada rendah dan perkusi yang cepat. Lirik-lirik thrash metal sering mengangkat tema masalah-masalah sosial menggunakan bahasa yang kasar dan mendalam, sebuah pendekatan yang sebagian mirip dengan genre hardcore. Band "Empat Besar" atau "Big Four" thrash metal adalah Anthrax,MegadethMetallica, dan Slayer, yang secara bersama-sama dan memopulerkan genre ini diawal tahun 1980-an. Ada pula yang mengatakan bukan lagi "Empat Besar" tetapi menjadi "Lima Besar" Megadeth, Slayer, ExodusPantera, and Metallica.  Di Eropa style ini dibawa oleh tiga band asal Jerman, yaitu Kreator,Sodom, dan DestructionTestament dan Exodus dari San FransiscoOverkill dari New Jersey dan Sepulturadari Brazil. Sekitar 16 tahun yang lalu, Underground Metal, mulai muncul di industri musik barat. Tampil dengan 2 jenis yang berirama cepat dan yang berirama sedang (slow).
     Asal muasal thrash metal secara umum dijejaki pada akhir tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an, ketika beberapa band mulai menggabungkan sound dari New Wave of British Heavy Metal, menciptakan sebuah genre baru dan mengembangkan kedalam gerakan yang terpisah sendiri dari punk rock and hardcore. Genre ini lebih agresiv dibandingkan speed metal. Sering kali dicampurkan dari kategori metal yang satu dengan metal yang lain, dan juga beberapa band ada yang menggabungkan pengaruh musikal dari genre non-metal.

     Aliran Slow Metal dijuluki “Heavy sludge sound” yang aslinya dari sound Black sabbath. Band-band dengan aliran ini adalah Candlemass, St. Vitus dan Trouble. Sekarang ini muncul beragam gaya Metal underground, dari yang agressif dan bertenaga hingga yang memiliki nuansa “New Millenium ”.

    Metal underground berkembang dan menyebar hingga hampir ke seluruh bagian dunia, bahkan sampai seperti dikatakan seorang editor majalah musik "Perkembangan musik ini bagaikan cabang “McDonald” yang ada hampir diseluruh dunia."
     Metallica adalah band dengan aliran ini, seperti kita ketahui mereka telah menjadi icon industri ROCk dengan BLACK ALBUMnya yang fenomenal. Sampai sekarang Thrash Metal-lah salah satu Underground Metal yang paling banyak mendapatkan perhatian dari Major Label (industri rekaman ternama).
Terpengaruh oleh band dari inggris, Thrash Metal lebih-lebih berkembang di Amerika (kecuali Sepultura yang berasal dari Brazil).

     Di awal tahun 80-an aliran Thrash Metal menghasilkan Masterpiece-masterpiece yang artistik seperti Master puppets, Metallica (elektra 1996),  Reign in Blood, Slayer (American 1986), dan Arise, Sepultura (Road runner 1991)
     Slayer dinobartkan sebagai "The King of Underground Metal" selama 1 dekade dan masih dihormati sampai sekarang ini, tetapi mungkin, band Thrash Metal terbesar adalah Pantera yang terakhir mengadakan konser resmi 101 proof (Eastwest).
Jika kalian mengira bahwa Indonesia tidak mempunyai band thrash metal legendaris, maka sangat salah. Karena Rotor grup pengusung thrash metal asal Jakarta ini kembali bangkit dari kuburnya selama bertahun-tahun dan siap berotasi kembali.

    Band yang terbentuk tahun 1991 ini merupakan dedengkot musik metal dan menjadi legenda di Indonesia. Dan mereka kali ini kembali mengeluarkan rilisannya walaupun bukan rilisan baru. Mereka merilis ulang album 4 lamanya, BEHIND THE 8TH BALL (1992), ELEVEN KEYS (1995), NEW BLOOD (1996), MENANG(1997) yang telah di remastered. Dan nantinya akan dikompilasikan menjadi dua CD berisi 35 lagu dalam satu kemasan dan keluar di pasaran bulan Oktober ini.

    Album ini mungkin akan menjadi koleksi wajib para metalhead tanah air, pasalnya album-album lama mereka yang masih format kaset sudah langka di pasaran. Single-single seperti Nuclear SolutionBehind The 8th BallPluit PhobiaEleven Keys juga terdapat di album diskografi ini. Tak hanya itu saja album ini juga mencantumkan lagu-lagu yang belum pernah dirilis saat Alm Jody yang juga mantan suami Ayu Azhariini mengisi vokal.

    Dan kabar yang mengejutkan lagi band yang pernah menjadi pembuka Metallica dan welcome showSepultura ini kabarnya bereuni kembali dan segera melakukan perjalanan tur Eropa untuk mengenalkan kembali musiknya di sana. Dan di tahun 2011 nanti Rotor akan melakukan tur di beberapa kota di Indonesia.
Rotor sebelumnya sempat vakum di tahun 1998 karena beberapa personelnya meninggal akibat overdosis obat-obatan. Personel asli Rotor saat ini hanya menyisakan M Irvan Sembiring (gitaris) yang juga menjadi pendakwah setelah membubarkan Rotor. Dan kali ini mereka siap untuk kembali menyerukan metal di Indonesia.
     Betrayer adalah Thrash Metal band dari Jakarta yang beranggotakan Lilik Wardiandi (vokal / gitar)Garry Martin (gitar), dan Doddy (bass), kini tidak lagi bersama Akbar (drum) yang telah mengundurkan diri dari band untuk lebih serius di The Superglad. Penggantinya adalah Endro, seorang kawan lama Lilik di band Blame dan merupakan instruktur drum di Institut Musik Indonesia (IMI).
     Setelah 16 tahun berdiri, beberapa kali bongkar pasang personel dan 4 album penuh, Betrayer akhirnya merilis album The Best of Betrayer masih di bawah label Pops / Aquarius Musikindo setelah mereka absen selama 3 tahun.


sumber : http://naturaldestroyed.blogspot.com

Minggu, 28 Desember 2014

Tagged under: ,

Sejarah Musik Metal







Metal, musik yang mulai banyak di minati orang saat ini. metal yang memiliki banyak sub-genre ternyata di mulai oleh genre heavy metal dan di sinilah mulai terbentuknya genre METAL dan beberapa sub-genre setelah berselang nya waktu.


ERA HEAVY METAL

Nama Heavy metal digagas oleh Band Hard Rock Tahun 60'an Steppenwolf, dalam lagu mereka yang berjudul 'Born To Be Wild' (ada di baris kedua bait kedua: "I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin' with the wind And the feelin' that I'm under".)
Tapi istilah itu belum dipakai secara tepat sampai pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis album debut album mereka yang berjudul 'Black Sabbath'.
Dari tahun 1960-an atau bisa disebut Blues Rock seperti Led Zeppelin, AC/DC yang Classic metal dan disekitar 60an sampai 70'an atau disebut Classic Rock seperti Black Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple, Alice Cooper. Musiknya dikendalikan oleh riff yang lebih bluesy.


Evolusi musik

70'an

Heavy Metal awal 70'an digawangi oleh band-band seperti Led Zepplin, Black Sabbath, dan Deep Purple, Heavy Metal pada era tersebut masih dipengaruhi oleh elemen Blues yang kental. Judas Priest mengembangkan genre ini dengan menghilangkan unsur blues dan lebih mengandalkan distorsi, beat yang lebih cepat, dan harmoni. Pada akhir 70'an munculah New Wave oF British Heavy Metal yang dipelopori Motorhead, NWOBHM menggabungkan Punk dan Heavy Metal. Band-band NWOBHM lainya adalah Iron Maiden, Saxon, Venom, Diamond Head, dll.


Awal 80'an

Awal era 80'an Di gawangi oleh band-band NWOBAM seperti Motorhead, Iron Maiden, Venom dan Diamond Head. Heavy Metal akhirnya bertabrakan dengen musik Pop hal ini memunculkan genre yang disebut Glam Metal, Glam Metal berhasil menerobos chart-chart papan atas, hal ini menyebabkan Heavy Metal lebih tersebar cepat di seluruh dunia


Underground Metal: 1980, 1990, dan 2000-an

Thrash metal dan Speed metal

Tempo lagu sangat cepat yang diusung oleh gitaris yang memainkan gitar rhytm Downstroke pada Thrash metal oleh band-band seperti Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax yang dijuluki Big Four Of Thrash. Di San Francisco ada Testament dan Exodus, di New Jersey ada Overkill, dan Sepultura dari Brazil.
Sedangkan Speed metal dimainkan lebih cepat sangat-sangat cepat dan bertenaga seperti Motörhead (akhir-akhir), Iron Angel, Anthrax. Sedangkan musik Thrash metal yang berasal dari Eropa adalah seperti, Kreator dan Destruction, keduanya dari negara Jerman.

DEATH METAL

Pada tahun 1990'an, underground ini lebih memasuki ke Extreme metal seperti Grindcore dipelopori oleh Napalm Death dan Brutal Truth, berkembang pada 1991 menjadi Death metal Scandinavia oleh Entombed, Dismember, Unleashed, dan At The Gates.
Melodic Death metal yang berasal dari Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan Norwegia oleh band-band seperti Arch Enemy, Dark Tranquillity, Disessction.
Kemudian ada istilah yang digunakan yaitu, Techical metal di pioniri oleh Cynic, Atheist, Meshuggah, Death. Chuck Schuldiner (Vocalis Death) adalah 'Bapak Death Metal'
Progressive Death metal yang mungkin lebih cenderung ke visualisasi dan banyak menggunakan musik Tradisional, Pionirnya adalah Opeth, Pestilence, Death, Novembre, dan Progressive metal oleh Dream Theater, Queensryche, dan Fates Warning.

BLACK METAL

Aliran ini muncul sekitar awal dan pertengahan tahun 1980-an, yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti Venom, Hellhammer, Celtic Frost, dan Bathory. Pada akhir 80-an band Mayhem dan Burzum mengarah kedalam black metal gelombang kedua.

Power metal

Power Metal adalah genre yang lebih bersemangat dan vokalis genre ini kebanyakan di pengaruhi oleh Rob Halford dan Bruce Dickinson. Band-band genre ini kebanyakan dari Eropa. Misalnya, Europe (Swedia), Iron Maiden (U.K), Helloween (Jerman).

DOOM METAL & GOTHIC METAL

Doom Metal adalah aliran yang lebih mengutamakan penekanan lirik, dengan tempo yang dibawah rata-rata subgenre Extreme Metal lainya, aliran ini terinspirasi oleh Black Sabbath era pertama, band yang termasuk aliran ini contohnya adalah Saint Vitus, Obsessed dan Candlemass.
Gothic Metal adalah evolusi Doom Metal, awal genre ini adalah munculnya band-band Death/Doom dari inggris yaitu My Dying Bride, Paradise Lost, Anathema, band Gothic Metal sekarang banyak mengandalkan harmoni antara vocal pria dan wanita (kadang-kadang dengan growl).

90'an

Pada era 90'an musik Heavy Metal mulai digoyang oleh munculnya kekuatan Alternative Rock khususnya Grunge, band-band Glam Metal pada era 80'an mengalami penurunan popularitas, publikasi pada saat tersebut mentitik beratkan pada Grunge. Sementara itu band-band seperti Metallica, Pantera, Tool, White Zombie dan Megadeth menjadi ujung tombak keberadaan musik metal saat tersebut.

Alternative metal

Alternative metal adalah salah satu subgenre metal yang paling populer di awal 90'an. ketika popularitas Glam Metal mulai tenggelam akibat kemunculan Grunge pada akhir 80an. Alternative Metal digunakan untuk mendeskripsikan band-band seperti Faith No More, Primus, Rage Against The Machine dan Jane's Addiction yang mengfusikan Heavy Metal dan Alternative Rock.
Selain itu ada Industrial metal yang diprakasai band seperti Ministry, Godflesh, Fear Factory dan Marilyn Manson. Industrial metal juga tumbuh pesat di Jerman. band seperti Rammstein, Oomph!, Megaherz meraih popularitas yang cukup tinggi baik di negara asalnya dan juga dataran eropa.
Lalu ada Punk Metal atau Crossover Thrash adalah percampuran Trash Metal dengan element-element kental dari Hardcore Punk. Suicidal Tendecies, Stromtroopers of Death, Corrosion of Conformity dan Dirty Rotten Imbeciles adalah sebagian band yang mengusung genre ini.
Kemudian ada Groove Metal, adalah evolusi dari genre Trash Metal yang muncul awal 90'an genre ini digawangi oleh Pantera, Sepultura, White Zombie dsb.
Nu Metal, Genre alternative metal yang terakhir adalah metal modern yang bermain dengan nada Industrial. Banyak band-band Korn, Slipknot, Limp Bizkit, Deftones hingga Disturbed.

GRUNGE

Tahun 1990-an ketika wabah musik Grunge yang awalnya adalah percampuran kental antara Heavy Metal dan Post-Punk bahkan Hardcore bermunculan di Seattle, walaupun sedikit cenderung ke Alternative rock. Band Grunge dari Seattle, seperti Nirvana, Soundgarden, Pearl Jam, dan Alice in Chains sebelum band itu ada sebenarnya grunge sudah ada oleh band-band seperti Malfunkshun dan Green River setelah itu ada Temple of the Dog Mad Season, Mudhoney sampai Melvins. Setelah kematian Kurt Cobain musik Grunge jarang datang lalu kembali di-ilhami dengan band-band seperti Skin Yard dan PJ Harvey. Jika suatu band memainkan musik Grunge tapi band itu bukan berasa dari Seattle. Nama yang dipakai bukanlah Grunge, tetapi Post-Grunge seperti L7, Stone Temple Pilots, Paw, Hole.


Perkembangan terkini

Metal di era 2000'an (sekarang) memiliki perbedaan yang cukup besar, dalam artian bahwa metal bisa berfusi dengan berbagai macam aliran. Sebagaimana diketahui para pelopor musik metal, penikmat musik metal disuguhi berbagai macam jenis metal dengan tempo yang harmonis dan dinamis. Beberapa aliran itu adalah Nu Metal, Symphonic Metal , Deathcore, Metalcore, Melodic Death Metal, Folk Metal, dan sebagainya.

FOLK METAL

Folk Metal adalah fusi Heavy Metal dengan musik folk (musik daerah), aliran ini digawangi oleh band-band sepertik Korpiklaani, Skyclad, Ensiferum, Fiintroll, Turisas, dsb.
Walaupun kebanyakan musik Folk Metal lebih banyak berkembang di Skandinavia, Folk Metal juga berkembang di timur tengah seperi Orphaned Land dan Melechesh.

MELODIC DEATH METAL

Melodic Death Metal sendiri berkembang pesat di Skandinavia, khususnya Gothenburg. Band-band seperti In Flames, At The Gates, Dark Tranquillity, Arch Enemy dan Soilwork. Selain di Skandinavia Melodic Death Metal juga berkembang di regional lain seperti Children of Bodom, Kalmah dan Norther (Finlandia),The Black Dahlia Murder, Darkest Hour and Himsa (Amerika Serikat), Switchblade, Daysend,Infernal Method (Australia),Disarmonia Mundi (Italy), Blood Stain Child (Japan) and Death Scythe (Mexico).

DEATHCORE

Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang persis Death Metal, yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang agnostik.
Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti Dying Fetus, Suffocation, Crytopsy, dsb. Pada era 2000'an semakin banyak band deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish, Bring Me the Horizon, dll.
Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran metal old school yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip yang melodian.

New Wave of American Heavy Metal

New Wave of American Heavy Metal (atau biasa disebut Metalcore) adalah gabungan dari Extreme dengan Hardcore. Genre ini muncul belakangan pada era pertengahan 90'an. New Wave of American Heavy Metal dipengaruhi oleh band-band seperti Machine Head, Pantera dan Biohazard.
Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar stem drop D sampai C, kadang-kadang full scream. Biasanya, metalcore dalam hal gitar ritmik tidak serumit death metal namun band-band metalcore kebanyakan bermelodi cadas dan rumit. Jika tidak bermelodi, biasanya ritmiknya yang rumit. Namun nada-nada metalcore tidak seperti death metal yang bernuansa seram, setan, neraka, dan sebagainya.
Band-band metalcore antara lain Avenged Sevenfold, Lamb of God, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid, Shadows Fall, Trivium, Haste The Day, Walls Of Jericho,Unearth, Bullet For My Valentine, dan sebagainya

MATHCORE

Mathcore adalah perkembangan dari Metalcore yang memiliki ritme yang kompleks dan memiliki progressivitas yang tinggi. Band-band Mathcore banyak dipengaruhi band-band seperti Converge, Neurosis, Isis, dan The Dillinger Escape Plan. Band-band Mathcore yang baru-baru ini menuai popularitas adalah Protest The Hero, The Human Abstract, dll.

Kamis, 11 Desember 2014

Tagged under: ,

3 Aplikasi Gratis Terbaik Untuk Mixing Musik Atau DJ


Jika kamu ingin menjadi DJ top, atau hanya ingin bersenang-senang sedikit dengan mixing musik, maka yang kamu butuhkan adalah sebuah aplikasi software DJ! Dengan utilitas audio, kamu dapat menggunakan file musik digital yang sudah ada untuk menghasilkan remix yang unik.

Beberapa perangkat lunak DJ juga memungkinkan kamu untuk merekam berbagai musik kamu ke file audio digital terpisah seperti MP3.

Berikut ini program perangkat lunak DJ gratis memiliki fungsi dasar yang baik dan mudah untuk digunakan, aplikasi-aplikasi ini juga memiliki beberapa fitur profesional.

1. Software untuk membuat lagu dj : Mixxx

Mixxx merupakan Program DJ open source multi-platform yang tersedia untuk OS Mac,Windows, juga Linux. Baik seorang DJ profesional atau amatir, dengan Mixxx yang memiliki seperangkat fitur yang baik kamu akan dengan mudah membuat mixing musik yang atraktif. Kamu tidak memerlukan perangkat keras tambahan untuk menggunakan program DJ ini tetapi Mixxx juga mendukung kontrol Midi jika kamu memiliki hardware eksternal. Selain itu Mixxx juga memiliki kontrol untuk vinil. Mixxx memiliki berbagai efek real-time dan kamu dapat merekam mixing musik yang kamu buat dalam format WAV.

Download Mixxx Disini

2. Software untuk membuat lagu dj : Kramixer

Kramixer adalah sebuah aplikasi DJ gratisan yang berjalan pada versi Windows. Kramixer memiliki antarmuka yang sangat mengesankan dengan tidak mengurangi fungsionalitas dari program-nya sendiri. Secara standar, aplikasi Kramixer  berjalan dalam mode yang sudah dioptimalkan yang pada dasarnya fitur  inti telah di set untuk memastikan bahwa tidak ada masalah pada suara. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari aplikasi Kramixer, kamu harus beralih ke modus "full-featured" yang mana pada mode ini kamu dapat mengaktifkan semua efek yang tersedia. Kramixer memiliki pilihan yang baik dari efek real-time seperti efek reverb, echo,  low pass, dan bahkan efek robot yang sangat baik bila diaplikasikan pada vokal. kamu juga kemungkinan untuk merekam mixing lagu yang dibuat sebagai file MP3.
 
 
3. Software untuk membuat lagu dj : UltraMixer 2 (Free Edition)
 
Edisi gratisan dari UltraMixer 2 tersedia untuk Windows, Mac OS X, dan sistem operasi Linux. UltraMixer 2 memberikan unsur-unsur dasar yang kamu butuhkan untuk membuat mixing lagu yang atraktif. Untuk membuka program kamu harus terlebih dahulu mendaftar dengan menggunakan alamat email kamu. Meskipun edisi gratis dari UltraMixer 2 adalah bukan sebagai fitur lengkap seperti Mixxx misalnya, UltraMixer 2 menawarkan cara mudah untuk mengimpor playlist iTunes kamu dan mulai membuat mixing musik. Program ini sangat mudah digunakan dan semua kontrol diatur dengan baik . Namun, jika anda ingin merekam hasil mixing musik kamu, maka harus meng-upgrade ke setidaknya versi berbayar yang standar.
 
Download UltraMixer 2 Disini <<< Pilih versi (Pro, Basic, Home, Free)






sumber : http://www.downloadsoftwaregratisan.com/2014/01/aplikasi-gratisan-terbaik-untuk-mixing.html

Rabu, 01 Oktober 2014

Tagged under:

Mengenal Teknik String Skipping Pada Gitar


String Skipping adalah sebuah teknik dalam bermain gitar dimana dalam memainkan rakaian nada yang dilakukan melompat atau melewati 1 string atau lebih. Secara mudah apabila kita memetik not pada gitar pada dawai atau string nomor 1 kemudian langsung memetik not gitar pada string atau dawai nomor 3 dan seterusnya, sehingga dawai nomor 2 dilewati.

Sesuai dengan nama sebutannya Skip sendiri adalah sebuah kata dari bahasa Inggris yang apabila diartikan adalah melewatkan, sehingga secara tata bahasa teknik ini bisa dikatakan sebagai melewatkan dawai. Teknik ini bisa dilakukan untuk gitar elektrik maupun akustik, dan beberapa gitaris yang menurut kami paling sering menggunakan teknik ini adalah Paul Gilbert seperti yang ia peragakan pada interlude atau solo gitar pada lagu Anything for You(Mr.Big), dan juga John Petrucci sebagai contohnya ketika ia menciptakan interlude lagu untuk Erotomania(Dream Theater), dan lain-lain.

Teknik semacam ini pada umumnya juga bisa dipadukan dengan teknik picking, tapping maupun Arpeggio(sebuah teknik dimana chord yang dipecah not-notnya, dan dimainkan atau dipetik not-not tersebut satu per satu sebagai melody). String Skipping juga bisa dikatakan sebagai teknik tingkat tinggi karena memiliki tingkat kesulitan yang lebih jika dibandingkan dengan jenis teknik gitar yang lain, apalagi dimainkan dengan ketukan yang cepat.

Untuk bisa menguasainya tentu saja sangat membutuhkan kesabaran dan latihan yang rutin agar mendapatkan akurasi yang baik, sehingga nada yang dimainkan sangat jelas suaranya dalam memainkan teknik String Skipping. Disamping selain akurasi power juga sangat dibutuhkan dalam memainkan teknik ini, karena bisa dibilang String Skipping salah satu teknik yang menguras tenaga.

Jika anda ingin belajar String Skipping berikut beberapa licks lesson tabulature yang bisa anda coba, sebagai senam jari dirumah.

Picking String Skipping
 
 
 
 
Tapping String Skipping(Of Sins and Shadows- Symphony X by Michael Romeo)
 
 
Selain 2 jenis licks diatas tentu saja anda harus mencari lebih banyak lesson-lesson lainnya tentang String Skipping, dan carilah lick-lick dari beberapa gitaris yang sangat handal dalam memainkan teknik ini seperti Paul Gilbert, John Petrucci, Nuno bettencourt, Michael Romeo dan lain-lain 
Tagged under:

9 Tip Dalam Memilih Gitar Elektrik Bekas


Bagi semua gitaris terutama yang sedang belajar tentu juga mendambakan untuk memiliki sendiri sebuah gitar agar lebih maksimal dalam memperlajari teknik-teknik bermain gitar dengan baik. Namun seperti kita ketahui jika harga gitar elektrik(listrik) dengan merk-merk tertentu yang sudah memiliki nama pastinya memiliki harga yang mahal, sedangkan untuk merk yang kurang ternama kemungkinan kualitasnya juga bisa dibilang kurang bagus sehingga hasilnya tidak memuaskan.

Untuk mengatasi masalah ini solusi terbaik adalah membeli gitar bekas atau second di studio-studio musik, toko atau penjual perseorangan, karena tentu saja harganya juga akan lebih murah jika membeli gitar bekas. Namun masalah yang dihadapi adalah apakah gitar bekas juga menjamin memiliki kualitas yang baik, karena kita tidak tahu bagaimanakah perawatan dan penggunaan dari pemilik lama. Sehingga jika kita ingin membeli gitar bekas tentu saja harus lebih jeli dalam memilih agar tidak menyesal dikemudian hari.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas pada artikel kali ini kami akan memberikan sedikit tip tentang cara memilih gitar bekas agar mendaptkan yang terbaik sesuai dengan keinginan. Jika anda mengalami masalah yang sama silahkan baca yang dibawah ini mungkin bisa sedikit membantu untuk dijadikan acuan
 

 
 
1. Cek bagian neck pada gitar terlebih dahulu, apakah neck tersebut masih tegak lurus atau sudah agak melengkung. Pastikan neck tidak melengkung karena jika demikian berarti kualitasnya sudah tidak bagus

2. Periksa bagian fretnya apakah sudah berkarat atau tidak, selain itu apakah fret sudah banyak berlubang atau tidak. Fret sangat berpengaruh pada ketepatan terhadap nada sehingga hal ini juga sangat vital.

3. Periksa tunernya(bagian gitar untuk memutar dawai atau string yang berada pada bagian head gitar) apakah masih baik atau sudah berkarat. Karena jika tuner sudah kurang baik keadaanya maka biasanya dawai atau string akan mudah mengendur sehingga nadanya akan sering turun sendiri.

4. Periksa pickupnya dan cara terbaik adalah mencobanya dengan effect dan Amplifier, apakah suara yang dihasilkan masih tajam atau tidak. Coba bandingkan dengan gitar lain dengan seting effect dan Amplifier yang sama dan bagaimanakah hasilnya berbeda jauh atau tidak.

5. Cek pada bagian Bridge terutama yang bisa dipasang stik Whammy bar. Gunakan Whammy bar tersebut kemudian pastikan apakah nadanya turun setelah digunakan, jika nadanya turun walaupun sudah diberi lock atau pengunci maka bisa dipastikan per atau pegas yang ada di bawah gitar sebagai pengait Bridge  kondisinya sudah tidak bagus sehingga kurang fleksibel.

6. Cek bagian potensio-potensionya seperti volume dan tone. Caranya coba nyalakan dengan effect dan amplifier, jika potensio sudah kurang bagus kondisinya maka ketika diputar akan menimbulkan suara sedikit berisik, selain itu ketika dawai gitar tidak anda sentuh juga timbul suara ground yang mendengung.

7. Pastikan kondisi cat juga masih bagus, karena hal ini juga berpengaruh terhadap harga gitar, selain itu tentu juga berpengaruh terhadap penampilan.

8. Hati-hati jangan tertipu dengan gitar custom yang sangat mirip penampilan dan merknya dengan gitar asli buatan pabrik. Hal inilah yang terkadang agak sulit untuk membedakan, namun terkadang untuk beberapa merk gitar tertentu pada bagian belakang gitar ada sebuah plat besi yang digunakan untuk melapisi baut yang mengaitkan antara bodi gitar dengan neck gitar agar menyatu. Faktor ini untuk beberapa merk gitar tertentu bisa dijadikan acuan, karena gitar yang asli biasanya plat besi tersebut terukir tulisan merk gitar yang akan anda beli.

9. Faktor lainnya adalah masalah harga, lebih baik konsultasikan dengan orang yang tahu perkembangan harga gitar. Hal ini biasanya adalah para pemilik studio musik, maka segera tanyakan kepada mereka, selain itu anda juga bisa browsing di internet untuk mencari informasi harga gitar bekas, namun jangan lupa cek tanggalnya mengenai informasi tersebut sebisa mungkin cari info yang terbaru.
Tagged under:

Mengenal Bagian-Bagian Gitar Elektrik





Bagi semua gitaris tentu harus tahu nama semua bagian dari gitar, karena jika demikian maka anda juga akan lebih mudah untuk menguasainya dan mengenal fungsingnya. Untuk gitar elektrik memiliki bagian-bagian yang berbeda dengan gitar akustik, namun untuk beberapa bagian juga ada yang sama. Bahkan terkadang walaupun sama-sama gitar elektrik namun dengan merk yang berbeda ada beberapa bagian yang berbeda satu sama lain.

Untuk gitar elektrik secara umum tidak memiliki tabung seperti pada gitar akustik, karena sumber bunyi ditangkap oleh sebuah perangkat yang bernama Pick up yang terbuat dari magnet. Namun walaupun demikian ada juga gitar elektrik yang memiliki tabung sehingga banyak orang yang mengenalnya sebagai gitar akustik eletrik, sehingga sumber bunyinya ditangkap oleh tabung maupun pickup dan karakter yang dihasilkan merupakan perpaduan antara keduanya(nb : gitar ini berbeda dengan gitar akustik yang diberi pick up tambahan).

Sebagai gitaris kami yakin anda semua pasti tahu semua bagian dalam gitar baik elektrik maupun akustik. Namun mungkin juga ada yang belum tahu secara lengkap mengenai semua bagian-bagian gitar, oleh karena itu pada artikel kali ini kami akan sedikit membahas tentang bagain-bagian gitar elektrik maupun fungsinya .



Kami akan membahasnya dan mulai dari yang paling atas
1.Headstock : sesuai dengan namanya Head jika diartikan adalah kepala, sehingga bagian ini adalah kepala dari gitar dan fungsinya adalah sebagai tempat untuk Tuning ditanamkan.

2.Tuners/tuning :  adalah bagian dari gitar yang berfungsi sebagai penyetem gitar atau tuning gitar, sehingga bagian ini bisa digunakan untuk menaikan-menurunkan nada.

3. Nut : yaitu sebuah perangkat untuk bersandarnya dawai atau string, sehingga tetap terjaga kerapatannya antara string satu dengan yang lain. Ada dua jenis Nut yaitu tanpa pengunci dan dengan pengunci yang disebut sebagai string locking bridge. Untuk yang dengan pengunci memiliki kelebihan bisa mengunci string agar tuningnya tidak mudah berubah, atau nada akan lebih konstan

4. Fret : sebuah logam yang terbuat dari baja, yang berfungsi membagi fingerboard menjadi beberapa kolom yang bisa menghasilkan nada yang berbeda.

5. Fingerboard : secara asal kata jika diartikan adalah papan jari, sehingga tentu saja fungsinya adalah tempat untuk meletakan jari agar bisa menghasilkan nada yang dinginkan.

6. Neck : neck sendiri jika diartikan adalah leher, sehingga ini adalah lehernya gitar yang terdiri dari beberapa bagian yaitu Fingerboard, Fret, Nut, tuners.

7. Strings : adalah dawai gitar yang merupakan sumber bunyi utama dari  gitar

8. Body : merupakan tubuh gitar yang pada umumnya tebuat dari kayu, yang juga berpengaruh pada kualitas dan karakter sound gitar

9. Amp cable connector : berfungsi untuk mengkoneksikan antara gitar dan amp maupun effect

10. Volume & Tone control : pengatur besar kecilnya volume dan tone pada gitar

11. Pickup selector switch : saklar pengatur untuk mengaktifkan pickup mana yang akan digunakan, jika ingin tahu lebih lanjut tentang hal ini sudah kami bahas pada artikel sebelumnya sebelumnya dan silahkan klik link ini.

12. Pickups : perangkat gitar yang memiliki fungsi menangkap getaran dawai dan merubahnya menjadi sinyal elektrik, sehinga kemudian bisa mengeluarkan bunyi pada perangkat penguat suara.

13. Whammy bar : sebuah aksesoris pada gitar elektrik yang berupa tuas dan berfungsi sebagai pengatur modulasi getaran dawai, sehingga bisa menaikan dan menurunkan nada secara temporal dan juga bisa untuk teknik vibrasi.

14 Bridge :  merupakan tempat untuk menahan dawai pada body gitar, dan juga sebagai tempat untuk memasang whammy bar. Bridge seperti ini dalam perkembangannya ada beberapa jenis yaitu fixed bridge, up down tremolo bridge, down tremolo bridge yang memiliki kelebihan masing-masing dan akan kami bahas pada artikel selanjutnya.
Sumber : http://mynotepat.blogspot.com/2013/01/mengenal-bagian-bagian-gitar-elektrik.html
Tagged under:

Effect Gitar Analog vs Digital Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


Bagi para gitaris effect gitar adalah salah satu perangkat wajib yang harus digunakan sebagai media dalam mengeksplorasi dan menghasilkan karater sound dari gitar. Sehingga tidak heran ditengah perkembangan teknologi yang semakin maju seperti sekarang ini terdapat beragam effect yang ada dipasaran baik dari jenis suara yang dihasilkan, merk maupun, kecanggihan teknologi yang ditawarkan.

Secara garis besar saja effect gitar pada umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu analog dan digital yang semuanya memiliki kelebihan sendiri-sendiri. Selain itu sebagai seorang gitaris pasti anda juga memiliki selera tersendiri yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor dalam menentukan jenis effect gitar yang disukai, seperti karakter permainan gitar anda, aliran musik yang sering anda mainkan, dan tidak kalah pentingnya yang juga bisa dibilang masalah klasik adalah faktor budget untuk bisa membeli effect yang sesuai. 

Oleh karena itu pada artikel kali ini kami akan membahas tentang perbedaan dari dua jenis effect gitar secara umum, baik dari segi kelemahan maupun kelebihannya.
 
 
 
Effect gitar Analog
Effect seperti ini pada umumnya setiap effect hanya memiliki satu jenis karakter suara saja, sehingga untuk menghasilkan karakter sound yang baik dibutuhkan beberpa effect yang dikoneksikan secara paralel.  Effect analog pada umumnya yang sering digunakan adalah distorsi seperti Overdrive, Metalzone, hyper metal, dan juga effect lain seperti Equalizer, Chorus, Delay, Wah Pedal, Auto Wah, Flanger, Phaser, Sustainer dan lain-lain.

Effect analog sendiri juga memiliki beberapa jenis diantaranya adalah Stomp Box yang berupa kotak-kotak kecil yang disusun paralel atau gitaris Jawa dahulu sering menyebutnya sebagai effect kodok-kodokan. Selain itu ada juga effect Rack system yang sesuai dengan namanya disusun secara paralel seperti rack dan ukurannya besar bahkan ada yang seukuran lemari.  

Kelebihan dari effect analog :

1. Effect seperti ini memiliki suara yang lebih natural dibandingkan dengan effect digital atau dengan kata lain suara string atau dawai pada gitar walaupun sudah dieksplor dengan beragam effect masih terdengar jelas keasliannya.

2. Parameter dari effect analog lebih detail, sehingga anda akan lebih leluasa dalam menseting berbagai effect dan mencari karakternya satu-persatu dari semua effect digital yang anda gunakan.

3. Cara pengoperasinnya lebih mudah, karena pada umumnya hampir semua merk effect analog cara pengoperasinnya hampir sama yaitu menggunakan potensio atau knob putar.

Kelemahan dari effect analog
1. Harganya lebih mahal, kenapa bisa dibilang lebih mahal, sebagai contoh setidaknya atau yang paling minim seorang gitaris membutuhkan beberapa effect seperti distorsi, chorus, delay dan equalizer. Keempat effect tersebut bisa anda dapatkan dengan harga sekitar 2-3 juta rupiah untuk yang jenis stombox analog, sedangkan jika anda berniat membeli effect digital dengan harga seperti itu akan mendapatkan sebuah effect digital yang didalammnya terdapat hingga ratusan jenis effect.

Terlebih lagi jika effect analog rack system, untuk membeli keempat jenis effect tersebut diatas saja harganya bisa hingga puluhan juta. Tentu saja effect seperti ini yang mampu membelinya adalah para gitaris profesional skala nasioanal maupun international saja.

2. Tidak praktis alias ribet, karena kita harus menggabungkan serangkain beberapa effect sehingga menjadi lebih lebar, apalagi effect analog rack system besarnya bisa satu lemari pakaian ukuran kecil.

3. Walaupun cara pengoperasiannya mudah namun, untuk mendapatkan karakter sound yang baik cenderung lebih susah karena parameternya sangat detail, sehingga membutuhkan kejelian ketika mensetingnya.

 
Effect Gitar Digital//Multieffect
Ditengah perkembangan teknologi digitalisasi seperti ini untuk perangkat musik juga tidak bisa lepas, sehingga tercipta effect digital yang lebih ringkas, multi fungsi, dan terdapat beragam jenis effect yang bisa digunakan dalam satu perangkat saja.

Kelebihan effect digital
1. Harganya bisa dibilang lebih murah, karena dalam satu perangkat effect saja terdapat banyak sekali jenis effect suara yang bisa kita gunakan.

2. Selain terdapat bermacam-macam effect juga ada fasilitas lain yang bisa kita gunakan diantaranya adalah metronome, tuner, recorder, sampling intsrument dan lain-lain. Hal tersebut tentu juga tergantung dari harga dan merk

3. Mencari karakter suara gitar yang kita inginkan lebih mudah, karena terdapat banyak sekali sampling-sampling yang sudah ada dari bawaan pabrik, yang tinggal diedit untuk menyesuaikan dengan selera kita.

4. Lebih Fleksibel, lebih portable, lebih mobile sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana.

Kekurangan effect digital
1. Salah satu yang dianggap paling menonjol adalah suaranya kurang natural, bahkan terlalu banyak jenis effect yang suaranya aneh sehingga banyak gitaris yang enggan menggunakannya.

2. Mudah rusak karena seperti kita tahu, teknologi digital lebih rawan terhadap virus, bahkan tegangan listrik yang berubah-ubah atau yang kurang stabil juga memudahkan perangkat digital akan rusak. Sehingga ada baiknya gunakan stabilizer bagi anda pengguna effect digital yang apabila tegangan listrik dirumah atau dimana saja tidak stabil.

3. Cara pengoperasian yang cukup sulit, karena tiap merk yang berbeda pasti memiliki cara pengoperasian yang berbeda pula, sehingga jika kita dihadapkan dengan sebuah effect digital yang belum pernah kita operasikan membutuhkan waktu lagi untuk beradaptasi.

Selain dari beberapa perbedaan diatas pasti masih banyak lagi yang lainnya, karena semua juga tergantung dari selera kita masing-masing, dan jika anda memiliki pendapat lain atau ingin menambahkan silahkan berkomentar pada kota dibawah ini.